Banjir Surabaya Disedot Mobil PMK, DPRD: Pompa Air Kita Tak Dioptimalkan

Banjir Surabaya Disedot Mobil PMK, DPRD: Pompa Air Kita Tak Dioptimalkan William Wirakusuma. (Foto: Istimewa)

Penanganan banjir yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya, dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran untuk menyedot air saat banjir menuai sorotan dari anggota Komisi C DPRD Surabaya. 

Anggota Komisi C William Wirakusuma mengatakan, Surabaya memiliki sistem pompa air yang sudah bagus dan kapasitas yang optimal. Jadi tak perlu disedot menggunakan mobil PMK. Toh air tersebut kemudian dibuang lagi ke sungai oleh mobil PMK. 

"Kapasitas pompa kan masih bisa dioptimalkan. Tak perlu PMK," kata William, (1/4/2022) 

Menurut William, DPRD Surabaya sudah memberikan perhatian khusus tentang operasional pompa air yang dimiliki Kota Surabaya selama 2021. Hal itu disampaikan Wiliam dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Surabaya 2021. Bahwa pompa yang dimiliki Kota Surabaya harus dioperasikan sesuai dengan kemampuan pompanya. 

Untuk itu, pada tahun 2022 ini, William meminta semua pompa bisa dimaksimalkan dan di tiap rumah pompa agar ada teknisi pompa yang selalu berjaga setiap saat, khususnya pada saat turun hujan. Jadi pompa yang dimiliki tak sia-sia. 

"Di lapangan, saya temukan bahwa pompa dinyalakan dengan pengaturan di bawah kemampuan pompa. Ini harusnya tidak boleh. Kita harus optimalkan pompa kita. Pompa Banjir yang dimiliki Kota Surabaya itu bukan merek sembarangan, kualitasnya bagus dan market leader di dunia perpompaan," katanya.