Korban Kebakaran Pasar Kembang Tolak Relokasi ke Tempat Lain

Korban Kebakaran Pasar Kembang Tolak Relokasi ke Tempat Lain Pedagang Pasar Kembang memilih berjualan di jalan setelah ada kesepakatan dengan PD Pasar Surya untuk menggunakan lahan parkir pasca kebakaran. (Foto: Istimewa)

Langkah PD Pasar Surya menyiapkan tiga tempat relokasi pedagang korban kebakaran Pasar Kembang, bertepuk sebelah tangan. Pedagang justru tetap ingin berdagang di sekitar lokasi Pasar Kembang. Hal ini pun direspons dengan menyiapkan halaman pasar untuk relokasi sementara.

Pemilihan tempat itu hasil kesepakatan pedagang dan PD Pasar Surya, yang digelar Selasa (24/8/2021). Humas PD Pasar Surya Jaini mengatakan, keputusan itu diambil sebagai langkah terbaik agar pedagang tetap bisa beraktivitas. “Melalui proses diskusi, akhirnya disepakati oleh pedagang untuk memakai halaman parkir Pasar Kembang sebagai tempat penampungan sementara,” kata Jaini.

Tempat penampungan sementara (TPS) yang disiapkan itu bakal digunakan untuk pedagang dari lantai satu dan dua. Penyiapan lokasi TPS ini sambil menunggu hasil asesmen dari pihak kepolisian.

Jaini mengatakan dari asesmen nantinya bisa diketahui apakah lantai satu masih layak dipergunakan atau tidak. Kalau layak, pedagang di lantai satu bisa menempati standnya masing-masing. Sementara TPS di halaman parkir untuk pedagang lantai dua.

Menurutnya, ada sekitar 450 pedagang yang menempati stand di Pasar Kembang. Jaini juga menjelaskan, bahwa jam operasional pedagang Pasar Kembang di lantai satu dan dua berbeda. Untuk lantai satu, mulai beroperasi pagi hingga sore hari. Sedangkan lantai dua, malam hingga pagi hari.

Jika nantinya TPS berada di halaman pasar, maka dipastikan pedagang di lantai satu dan dua tidak akan berbenturan. Jaini berharap dalam waktu satu sampai dua hari ke depan, halaman Pasar Kembang bisa dioperasionalkan untuk tempat penampungan. Sedangkan pedagang menunggu TPS, ada yang menggelar lapak di bahu jalan.

Langkah cepat PD Pasar Surya terjadi setelah menghadiri hearing dengan Komisi B DPRD Kota Surabaya kemarin. Dalam hearing, dewan menagih solusi bagi ratusan pedagang yang sebagian berjualan kue.

“Kami di Komisi B ingin agar para pedagang ini segera menempati tempat yang layak untuk bisa berjualan kembali. Pedagang inginnya tetap berkumpul di satu lokasi. Jadi hasil rapat, pedagang nanti untuk sementara berjualan di halaman parkir Pasar Kembang. Saya minta secepatnya, Insyaallah bisa,” kata Ketua Komisi B Luthfiyah.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi B Anas Karno menambahkan, bangunan Pasar Kembang baru bisa difungsikan setelah muncul hasil penyelidikan dari aparat kepolisian. "Apabila itu sudah tuntas, nanti lantai yang bawah dan lahar parkir bisa difungsikan dan dipakai para pedagang,” jelasnya.