Stok Oksigen di Jawa Timur Aman, Dipasok 23 Ton Setiap Hari

Stok Oksigen di Jawa Timur Aman, Dipasok 23 Ton Setiap Hari Kunjungan tiga menteri dalam program Bakti untuk Negeri BUMN di Kabupaten Bojonegoro

Kebutuhan oksigen untuk perawatan pasien Covid-19 di Jawa Timur dipastikan aman beberapa waktu ke depan. Ini seiring datangnya bantuan 23 ton per hari dari PT Petrokimia Gresik. Jumlah ini dibeberkan Menteri BUMN Erick Thohir ketika meninjau vaksinasi pelajar di SMPN 1 Padangan, Kabuoaten Bojonegoro, Minggu (22/8/2021).

Sebagai salah satu kebutuhan vital di masa pandemi selain obat-obatan, pemerintah memang tak ingin pasokan oksigen terganggu. "Pabrik Petrokimia Gresik mulai beroperasi kemarin, siap untuk 23 ton per hari. Saya rasa itu sangat besar. Jadi Insyaallah aman," kata Erick Thohir.

Erick mengatakan, Covid-19 dapat disembuhkan berseiring dengan bantuan vaksin dan obat-obatan gratis yang diberikan Presiden Joko Widodo.

"Untuk di Jawa-Bali jumlahnya sangat besar. Itu 300 ribu obat. Kemarin juga ditambahkan lagi 50 ribu untuk Jawa-Bali. Mudah-mudahan masyarakat bisa bekerja dengan tenang," ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turut mendampingi kunjungan kerja tiga menteri ke Bojonegoro, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir serentak melaksanakan vaksinasi, yakni sebanyak 22.590 orang. Jumlah tersebut terdiri dari para siswa, komunitas pelaku angkutan dan masyarakat di Bojonegoro.

"Percepatan vaksinasi menjadi bagian yang sangat penting. Sehingga pengendalian Covid-19 bisa kita maksimalkan," kata Gubernur Khofifah, Senin (23/8/21).

Sementara Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menambahkan, saat ini pemerintah terus memaksimalkan vaksinasi di seluruh pelosok Indonesia. Di mana hal ini juga ditunjang dengan penambahan jumlah vaksin yang saat ini berhasil terus ditambah secara bertahap.

"Ini tentu saja membutuhkan dukungan dari semua pihak. Jadi mohon agar kita bersama-sama mendukung mempercepat program vaksinasi ini," ujarnya.