Kawal Penguatan PPKM Mikro, Polda Jatim Siap Turun ke RT/RW

Kawal Penguatan PPKM Mikro, Polda Jatim Siap Turun ke RT/RW

Polda Jatim siap mengawal dan memperketat penebalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang berlaku mulai hari ini, 22 Juni hingga 5 Juli 2021. Kebijakan ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayahnya yang ditengarai bersumber dari viaran baru dan menyebar dari transmisi lokal

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pihaknya siap mengawal penguatan PPKM mikro. Polda Jatim juga menggandeng sejumlah instansi terkait. "Nanti juga akan ada razia untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan prokes. Melibatkan satpol PP dan akan dibantu TNI," katanya, Selasa (22/6/2021).

Gatot menambahkan dalam mengawal penerapan penguatan PPKM mikro ini, semua kebijakan mengacu pada zonasi di masing-masing RT/RW. Gatot menyebut jika RT/RW berstatus zona merah, maka akan diterapkan mikro lockdown.

"Zonasi itu nanti kita akan perkuat lagi terkait di kecamatan. Di kecamatan nanti diperkuat lagi di kelurahan itu masuk zona mana, itu nanti yang akan dilakukan penguatan. Bila termasuk zona merah kami harus terapkan mikro lockdown. Dengan tujuan mengantisipasi penyebaran virus dan terkait isoman (isolasi mandiri)," papar Gatot.

Tak hanya itu, Gatot mengatakan pihaknya juga akan memberi bantuan pada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri. Termasuk penyekatan mobilitas masyarakat di tingkat mikro bagi RT/RW yang statusnya zona merah.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kembali menerbitkan Instruksi Mendagri No 13/2021 terkait perpanjangan PPKM Mikro. Dalam aturan PPKM kali ini, pemerintah banyak mengatur tentang pembatasan di daerah berzona merah.