Uang Seragam sampai Rp 2 Juta, PDI Perjuangan Surabaya Sentil Disdik Jatim Jangan Beratkan Siswa Afirmasi

Uang Seragam sampai Rp 2 Juta, PDI Perjuangan Surabaya Sentil Disdik Jatim Jangan Beratkan Siswa Afirmasi Ilustrasi

Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur tidak memberatkan siswa dari keluarga tidak mampu. Ini terkait daftar ulang penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK jalur afirmasi atau dikenal dengan program Mitra Warga.

"Saya mendapatkan banyak pesan masuk baik warga yang diterima di SMA negeri maupun SMK negeri. Isinya mengeluh karena harus membayar biaya yang cukup mahal. Semisal untuk kain seragam nilainya sampai Rp 2 juta,” ungkapnya, Selasa, (22/6/2021).

Padahal, kata Ahmad, siswa yang diterima dari jalur mitra warga sudah bermimpi mendapat keringanan biaya dibandingkan jalur reguler zonasi atau prestasi nilai. Selain jaminan mutu pendidikan di sekolah negeri.

Iamenyontohkan program bidik misi di perguruan tinggi negeri (PTN). Dalam program itu, mahasiswa yang diterima dari bidik misi, pendidikannya ditangguh penuh pemerintah.

Begitu juga dengan jenjang SD-SMP di Kota Surabaya, siswa dari mitra warga biaya pendidikannya juga ditanggung penuh pemerintah kota (pemkot) melalui dinas pendidikan. Tak hanya itu, siswa afirmasi bahkan mendapatkan biaya personal untuk kebutuhan tas, buku, dan lainnya.

Oleh karenanya, ia meminta Disdik Jatim ada kebijakan yang solutif menyelesaikan permasalahan seragam bagi siswa afirmasi. "Disdik provinsi dan gubernur harus pro wong cilik, jangan sampai masa pandemi Covid-19 begini, warga harus kesulitan cari hutangan untuk bayar seragam,” ujarnya.