Pascalibur Lebaran 2021, Persi Jatim Antisipasi Lonjakan Pandemi

Pascalibur Lebaran 2021, Persi Jatim Antisipasi Lonjakan Pandemi Suasana ruang perawatan pasien Covid-19 di sebuah rumah sakit di Surabaya. (Foto:Istimewa)

Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Jatim dr Dodo Anondo mengatakan, bed occupancy ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit di Jawa Timur sampai Senin (10/5/2021) belum ada kenaikan. Namun, pihaknya tetap mewaspadai kenaikan BOR pascalibur lebaran 2021.

“Kami mengingatkan seluruh rumah sakit di Jawa Timur tetap waspada dan tidak boleh lengah. Baik SDM, peralatan, tempat tidur, APD, peralatan, dan obat-obatan,” kata Dodo ketika talkshow di Radio Suara Surabaya, Selasa (11/5/2021) pagi.

Dodo menjelaskan, sampai bulan Maret 2021, ruang ICU dan alat bantu oksigen (ventilator) masih menjadi rebutan. Mulai April 2021 rata-rata BOR rumah sakit di Jawa Timur baru turun. Dodo yang juga di Direktur RSI Ahmad Yani Surabaya ini mencontohkan hari ini di rumah sakitnya dari 80 tempat tidur untuk pasien Covid-19 hanya terisi 19.

“Meski di rumah sakit turun tapi bukan berarti jumlah kasusnya turun. Jumlah kasus di seluruh Indonesia yang pernah hanya 4.000-an sekarang sudah naik lagi menjadi 5.000-an,” kata dia.

Dokter Dodo juga mengingatkan masyarakat jangan mengabaikan protokol kesehatan dan jangan nekat mudik. Masyarakat di daerah juga selalu terapkan protokol kesehatan. Jangan sampai jumlah pasien Covid-19 naik lagi.