Komitmen Khofifah, Per 3 Mei Jatim Tertinggi Vaksinasi di Indonesia  

Komitmen Khofifah, Per 3 Mei Jatim Tertinggi Vaksinasi di Indonesia   Vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur (Humas Pemprov Jatim)

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menggalakkan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh warganya, hal ini dilakukan Pemprov Jatim sebagai komitmen dalam memberantas penyebaran pandemi Covid-19.

Khofifah komitmen, jumlah penerima vaksin di Jatim per 3 Mei menjadi yang tertinggi ketimbang provinsi lain lain di Indonesia.

Berdasar data Dinkes Jatim, untuk vaksinasi dosis pertama tercatat sebanyak 2.003.205 orang dan  vaksinasi dosis kedua tercatat sebanyak 1.106.830 orang.

Kendati demikian, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa terus mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Apalagi saat ini sudah ada mutasi varian baru dari Covid-19. 

"Meskipun vaksinasi terus dimasifkan, namun yang terpenting tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Karena saat ini protokol kesehatan masih terbukti efektif untuk mencegah penularan COVID-19 meskipun sudah bermutasi," kata Khofifah.

Terkait deteksi mutasi, lanjut Khofifah, Pemprov Jatim juga telah bekerjasama dengan Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga untuk melakukan sequence genetik atau whole genome sequencing sebagai upaya genomic surveilance atau deteksi dini adanya mutasi varian India, Inggris dan Afsel.

"Alhamdulillah, sampai hari ini berdasarkan laporan dari ITD Unair, telah ada 109 sampel dari Jawa Timur yang telah dilakukan sekuensing, 86 sampel telah diunggah kedalam database genome COVID-19 Internasional GISAID. Dan sampai hari ini belum ditemukan mutasi varian India, Inggris dan Afsel di Jatim," terang orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Untuk diketahui, terdapat ruang isolasi terpusat yakni Asrama Haji Surabaya bagi semua Pekerja Migran  Indonesia dan 20 hotel di Surabaya untuk semua kedatangan dari luar negeri lainnya .