Hari Pertama Ramadan, Pemkot Surabaya Sebar Bantuan ke 29 Panti Asuhan

Hari Pertama Ramadan, Pemkot Surabaya Sebar Bantuan ke 29 Panti Asuhan  Wali kota Surabaya Eri Cahyadi serahkan bantuan sosial kepada panti asuhan di Surabaya (foto : Humas Pemkot)

Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan bantuan kepada 29 panti asuhan yang tersebar di Kota Pahlawan. Puluhan panti asuhan itu, sebelumnya sudah diseleksi oleh Dinas Sosial (Dinsos) agar bantuan yang diterima tepat sasaran.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, tidak semua panti asuhan mendapatkan bantuan. Dia menilai, bantuan itu diserahkan kepada panti asuhan yang kondisinya memang benar-benar membutuhkan. Misalnya panti yang jumlah donaturnya dinilai tidak banyak namun tetap menampung anak-anak yatim piatu.

“Kami memang mencari yang donaturnya tidak banyak. Itu yang kami cover di bulan puasa ini. Sehingga pemerintah mencoba hadir untuk mendukung anak yatim,” kata wali kota. Selasa (13/4/2021).

Eri memastikan, dinsos telah melakukan survei untuk menentukan panti mana saja yang membutuhkan bantuan. Bahkan, ia menyebut telah melakukan cek lokasi dan pendataan terkait jumlah donatur.

“Ketika donaturnya sedikit lalu jumlah anak yatimnya banyak maka, kita beri dukungan di sana,” ungkapnya. Tidak hanya itu, mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) memastikan, untuk jumlah bantuan yang diberikan tiap panti asuhan berbeda-beda.

Eri menghitung, semakin besar jumlah anak yatimnya, maka semakin besar pula bantuan kebutuhan pokok yang diberikan. Akan tetapi jika panti asuhan itu sudah memiliki donator yang cukup besar maka, pemkot mengalihkan bantuan itu untuk panti yang lebih membutuhkan.

Eri berharap dari bantuan ini, anak yatim piatu dapat melewati bulan Ramadan dengan penuh suka cita hingga Hari Raya Idul Fitri tiba. Tidak kurang suatu apapun mulai dari kebutuhan sahur hingga buka puasa. Dia juga berharap di momen ini, Kota Surabaya menjadi kota yang penuh berkah, ketenangan dan keamanan.

Sekretaris Panti Asuhan Muhammadiyah Grogol Kecamatan Genteng, Muhammad mengucapkan terima kasih atas perhatian pemkot. Ia menceritakan, pantinya menampung 23 anak yatim piatu. Mereka terdiri dari 9 anak di dalam asrama dan 14 lainnya non asrama. Muhammad pun mengaku bantuan dari pemkot tepat sassran lantaran panti asuhannya, minim donatur. “Donaturnya panti tidak terlalu banyak. Sekali lagi terima kasih untuk pak wali dan Pemkot Surabaya," katanya.