Menengok Harta Kekayaan Presiden RI dari Masa ke Masa

Menengok Harta Kekayaan Presiden RI dari Masa ke Masa Ilustrasi (foto: istimewa)

Usia Repuvlik Indonesia sejak memproklamsikan diri sebagai bangsa yang merdeka pada 17 Agustus 1945, sudah mencapai 76 tahun hingga kini. Tujuh kepala negara bergantian memimpin dengan segala dinamikanya.

Ketujuh presiden tersebut yakni Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, KH Abdurachman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan yang masih menjabat saat ini Joko Widodo (Jokowi). Dalam literatur lain, ada presiden lain yang menjabat ketika Belanda pada 1947 menangkap Soekarno-M Hatta. Tampuk kepemimpinan saat itu dipegang Sjafroeddin Prawiranegara yang bekerja di pedalaman rimba belantara Sumatera.

Sejak era kepemimpinan Gusdur dan Megawati, maka pejabat negara wajib melaporkan harta kekayaanya dalam bentuk laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

 Dilansir dari berbagai sumber, inilah kekayaan seluruh presiden Indonesia dari masa ke masa:

1. Soekarno

Pesona presiden pertama Indonesia, Soekarno memang tidak ada habisnya, mulai dari ketampanannya hingga kecakapannya dalam segi diplomasi dan strategi.

Terlepas dari itu, jumlah kekayaan Soekarno pernah diberitakan oleh Kronen Zeitung (koran Austria) pada 2012 menyebutkan, memiliki 57.000 ton emas yang diberikan pada Amerika. Pernyataan itu diperkuat dengan klaim salah satu mediator, Gustav Jobsmann, yang mengatakan kekayaan Soekarno senilai $180 miliar US (Rp22 triliun). Uang itu disimpan di UBS (Union Bank of Switzerland). Usut punya usut, kekayaanya berasal dari sejumlah bisnis yang ia tekuni.

2. Soeharto

Slogan “Enak zaman ku toh?” pasti mengingatkan kita pada Soeharto. Pada era Soeharto banyak kebijakan yang dinilai positif. Salah satunya adalah kebijakan Swasembada Pangan.

Soeharto juga adalah presiden terkaya di Indonesia. Dilansir majalah Forbes, kekayaan beliau mencapai $4 miliar US (Rp 55 triliun). Selain itu, Soeharto memiliki banyak yayasan yang tersebar dan memberikan income yang sangat besar. Selain itu, kekayaan Soeharto berasal dari 3.6 hektare real estate di sejumlah kota besar Indonesia.

3. BJ Habibie

BJ Habibie ternyata menempati posisi keempat presiden terkaya di Indonesia. Majalah Fed Intern Economy Review, melansir kekayaan presiden pertama yang berasal dari luar Jawa  ini diperkirakan sebesar $60 juta US (Rp815 miliar). Kekayaan beliau berasal dari bidang yang ia tekuni, seperti teknologi pertanian, perkebunan, juga bisnis lainnya di daerah Batam.

4. Gus Dur, sempat membuat kontroversi karena mengeluarkan dekrit pembubaran MPR dan DPR ini tercatat sebagai presiden terkaya ketujuh di Indonesia. Bedasarkan LHKPN 2001, beliau memiliki kekayaan sebesar Rp 3,4 miliar.

 Presiden yang terkenal suka bercanda ini menjabat selama 20 bulan saja. Harta kekayaannya sendiri didapat dari kepemilikan kas dan giro serta dari sejumlah pondok pesantren.

5. Megawati Soekarnoputri. Putri sulung Soekarno  ini merupakan presiden wanita pertama di Indonesia. Dari hasil LHKPN 2015, Megawati masuk ke dalam jajaran orang terkaya di Indonesia, karena memiliki kekayaan sebesar Rp96.164 miliar. Kekayaannya berasal dari sejumlah usaha yang ia tekuni bersama almarhum suaminya. Usaha yang ia miliki seperti, delapan SPBU, sejumlah tanah, dan bangunan di daerah Jakarta. 

6. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) SBY yang menjabat dua periode ini, pernah masuk ke dalam jajaran 10 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes. Kekayaan SBY dilansir mencapai Rp6.8 triliun. Kekayaan SBY sendiri didapat dari sejumlah kepemilikan bangunan dan tanah di Bogor seluas 3185 meter persegi dan 954 meter persegi. SBY juga memiliki bisnis lain yang cukup menjanjikan.

7. Joko Widodo (Jokowi) Presiden yang terkenal dengan kebiasaan ‘blusukan’ nya ini masih menjabat hingga saat ini. Soal harta, menurut LHKPN 2012, kekayaan yang dimiliki Jokowi mencapai Rp27.25 miliar.

Kekayaan Jokowi didapatkan dari kepemilikan tanah dan bangunan seluas 1187 meter persegi dan 120 meter persegi yang jika ditotalkan bernilai miliaran rupiah. Selain itu, Jokowi juga memiliki tanah lain seluas 2140 meter persegi. Tak hanya tanah, bisnis furniture yang dirintis sejak masa muda juga memiliki andil besar dalam kekayaannya.