Kabar 11 Kg Barbuk Sabu Hilang, Polrestabes Surabaya Buka Suara

Kabar 11 Kg Barbuk Sabu Hilang, Polrestabes Surabaya Buka Suara Wakasatnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Heru Dwi Purnomo saat jumpa pers di Polrestabes Surabaya. (Foto: Totok/ininusantara.com)

Polrestabes Surabaya buka suara terkait adanya kabar dari Indonesia Police Watch (IPW) yang menyatakan bahwa Polrestabes Surabaya menghilangkan 11 kilogram barang bukti sabu-sabu. . Wakasatnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Heru Dwi Purnomo menjelaskan, barang bukti narkoba tersebut sejatinya tidak hilang. Namun, telah dilakukan pemusnahkan pada tanggal 26 Oktober 2020 lalu di Mapolrestabes Surabaya.

"Kami menyampaikan kepada rekan-rekan sekalian bahwa tidak ada 1 gram pun narkotika yang tidak bisa kita pertanggung jawabkan. Jadi semuanya bisa kita pertanggung jawabkan," kata Kompol Heru di Polrestabes Surabaya, Rabu (7/4/2021).

Ia mengatakan, bahwa barang bukti tersebut awalnya didapat dari pengungkapan kasus narkotika di Semarang. Dari temuan tersebut dilakukan pengembangan ke Surabaya. "Kita amankan barang bukti 5 kg narkotika jenis sabu kemudian kita kembangkan di salah satu apartemen di wilayah Surabaya," ungkapnya.

Dari hasil pengembangan tersebut, pihak kepolisian sukses mengamankan 23 Kg sabu dan 20.000 pil ekstasi. Dari pengembangan itu juga ada tiga orang akhirnya ditetapkan menjadi tersangka.

"Tersangka pertama AH dengan barang bukti 10 kg sabu kemudian tersangka kedua RR kita amankan barang bukti sebesar 10 kg sabu dan yang terakhir tersangka dengan inisial MNC yaitu dengan barang bukti 1 kg," terangnya.

"Dari ketiga tersangka tersebut terpaksa kita lakukan tindakan tegas struktur karena melawan petugas yang mengakibatkan kedua tersangka meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit," tambah Heru.

Sebelumnya beredar kabar dari Indonesia Police Wacht (IPW) yang menyebutkan barang bukti sabu seberat 11 Kg di Surabaya hilang. IPW pun meminta Mabes Polri mengusut tuntas hilngnya barang bukti ini.