Seminggu Jelang Musrenbang, Dewan Segera Kirim Program APBD 2022 ke Pemkot Surabaya

Seminggu Jelang Musrenbang, Dewan Segera Kirim Program APBD 2022 ke Pemkot Surabaya Sidang paripurna DPRD Surabaya (foto : Aditya/ininusantara.com)

Usai menggelar paripurna, DPRD Surabaya segera mengirim program kegiatan untuk APBD 2022 kepada pemerintah kota, yang akan melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) pada 24 Maret 2021.

Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono menjelaskan, program kegiatan yang akan disampaikan tersebut, merupakan pokok-pokok pikiran (pokir) para ketua dan anggota dewan dari hasil reses yang diparipurnakan.

“Karena Musrenbang itu jatuh pada tanggal 24 Maret, maka seminggu sebelumnya adalah (paripurna) jatuh tanggal 17 ini,” kata Awi sapaan akrab Adi Sutarwijono usai rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astutik, kemarin Rabu (17/3/2021).

Menurutnya, pokir ini harus di-upload atau diunggah langsung dari akun khusus milik para anggota dewan ke SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) dari Kemendagri.

"Itu (pokir hasil usulan warga ketika reses) nanti untuk plotting APBD dan kenapa harus di-upload ke SIPD dan harus diparipurnakan? Karena ketentuan dari Permendagrinya (Nomor 86 Tahun 2017) harus begitu,” tegas Awi.

"Mulai sekarang seluruh item kegiatan itu harus di-entri ke SIPD, kemudian ditetapkan (melalui paripurna) satu minggu sebelum Musrenbang Kota Surabaya,” sambungnya.

Senada dengan Awi, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astutik menjelaskan bahwa dokumen hasil paripurna pokir anggota dewan ini, nanti akan menjadi bahan bagi Pemkot Surabaya untuk Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD).

“Itu yang nanti akan menjadi bahan untuk menyusun APBD 2022,” tandas politikus perempuan itu.