Polisi Bekuk Dua Budak Sabu Mojokerto

Polisi Bekuk Dua Budak Sabu Mojokerto ilustrasi sabu

kitanusantara – Seolah tidak ada kata kapok bagi budak narkoba di negeri ini. Kali ini, dua warga Mojokerto harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan melakukan transaksi narkoba jenis sabu. Keduanya diamankan anggota Satreskoba Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto, sebuah rumah di Desa Pekuwon, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Kompol Sutarto membenarkan penangkapan tersebut. "Kemarin malam, keduanya ditangkap anggota Satnarkoba di Desa Pekuwon, Bangsal. Satu warga Bangsal, yang satu warga Mojoanyar," ungkap Sutarto, Selasa (9/1/2018).

Sutarto mengatakan, kedua pelaku adalah Supriadi (47) warga Desa Pekuwon RT 02 RW 01, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto dan Susanto (35) warga Perum Graha Majapahit, Village Tulip 35, Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

"Keduanya ditangkap karena terbukti memiliki, menyimpan, menguasai, dan menjual narkotika jenis sabu. Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Mojokerto," tegas Sutarto.

Barang bukti dari dua pelaku diantaranya, satu paket sabu kemasan plastik klip diisolasi warna hitam yang dibungkus kertas tisu dan dimasukkan ke dalam bekas tempat permen merk Milton dengan berat 0,46 gram dan satu buah pipet kaca isi sabu dengan berat 1,34 gram.

Selain itu, lanjut Sutarto, pihaknya juga mengamankan seperangkat alat hisap sabu, satu buah korek api warna merah, satu unit handphone merk Nokia warna biru dan satu unit handphone merk Blackberry warna putih. Kedua pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (rachman)