Pandemi, UMKM di Sumenep Fokus Pada Produksi Obat Herbal

Pandemi, UMKM di Sumenep Fokus Pada Produksi Obat Herbal Ilustrasi

Ditengah pandemi Covid-19 dibutuhkan banyak inovasi dan penyesuaian diri, termasuk para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep.

Para pelaku UMKM di kabupaten paling ujung Pulau Madura, Jawa Timur, ini akan difokuskan ke pembuatan obat herbal. Hal ini dimaksudkan demi memenuhi kebutuhan obat masyarakat, apalagi pada masa pandemi ini.

Kepala Dinas Koperasi Koperasi dan UMKM Kabupaten Sumenep, Sustono mengatakan, bekal pelatihan pembuatan obat herbal untuk para pelaku UMKM pun akan dilakukan oleh pemerintah kota keris ini.

Menurutnya, pelatihan pembuatan obat herbal bagi pelaku UMKM sangat penting dilakukan untuk mengimbangi dan mecari soslusi dalam masa-masa sulit pandemi Covid-19, terlebih dalam sektor ekonomi.

“Dalam waktu dekat kami akan mengadakan pelatihan UMKM yang bergerak di bidang pembuatan obat herbal,” tuturnya pada awak media, Rabu (10/02/2021).

Pemilihan produk herbal untuk UMKM ini menurutnya sangat potensial membangkitkan ekonomi yang tengah lesu ini. Kebutuhan obat herbal bagi masyarakat sangat tinggi, apalagi berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan tubuh.

“Sekarang produk herbal, apalagi yang berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan seperti jahe merah, bahan minuman yang berbasis herbal itu sangat baik untuk kesehatan dan kekebalan tubuh,” jelasnya.

Pihaknya menjelaskan, pelatihan itu akan dilaksanakan pada triwulan kedua pada tahun ini, dan hal itu akan terus dilakukan secara bertahap. “Akhir bulan Maret atau awal April pelatihan pertama akan dilakukan,” tutupnya.