Pemprov Jatim Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Naik 5,3 Persen

Pemprov Jatim Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Naik 5,3 Persen Ilustrasi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2021 naik hingga 5,3 persen. Proyeksi kenaikan ini cukup signifikan ketimbang kondisi 2020 yang minus 2,39 persen. 

Wakil Gubernur (Wagub) Emil Elestianto Dardak berharap, tidak ada hambatan berarti untuk menaikkan target perekonomian di Jatim. Termasuk dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diharap  tidak membatasi kegiatan perekonomian, meski secara kapasitas berbeda dengan tahun sebelum pandemi.

"Kita berharap pembatasan (kegiatan masyarakat) tidak berlangsung terus-terusan. Pembatasan ini tidak membatasi aktivitas ekonomi, hanya dikurangi kapasitasnya. Nanti akan ditemukan keseimbangannya. Yang penting menerapkan protokol kesehatan,” kata Emil.

Banyak sektor-sektor potensial yang akan didorong oleh Pemprov Jatim demi memenuhi target kenaikan ekonomi ini. Seperti halnya, industri kertas, perdagangan, industri kimia hingga ke investasi yang nantinya juga akan digalakkan.

Disisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim, Difi Ahmad Johansyah mengatakan, perekonomian di Jatim diprediksi merangkak naik pada 2021. Hal ink didukung konsumsi rumah publik yang juga semakin naik. Geliat pemulihan ekonomi masyarakat sudah terasa, apalagi setelah dilakukan proses vaksinasi kepada masyarakat banyak.

Ia yakin perekonomian di Jatim akan pulih. "Adanya kenaikan upah minimum kota (UMK) juga mendorong daya beli masyarakat,” katanya