Tiga Kantor Dinas Kota Batu Digeledah, KPK Bawa Pulang Sejumlah Dokumen

Tiga Kantor Dinas Kota Batu Digeledah, KPK Bawa Pulang Sejumlah Dokumen  KPK (foto:istimewa)

Sejumlah catatan dokumen transaksi keuangan serta dokumen perizinan tempat wisata diamankan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah menggeledah tiga Kantor Dinas yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur pada Kamis (7/1/2021).

Tiga kantor tersebut yakni Dinas Kominfo Kota Batu, Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu dan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Batu.

"Adapun di 3 lokasi tersebut, diamankan berbagai dokumen di antaranya dokumen perizinan usaha, catatan transaksi keuangan yang terkait dengan perkara ini," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri, Jumat (8/1/2021). Selanjutnya KPK menyita dokumen untuk kemudian dilakukan analisa.

Sebelumnya, Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga berhasil mengamankan sejumlah dokumen terkait kegiatan proyek pekerjaan dan juga dokumen perizinan tempat wisata usai menggeledah tiga lokasi di Kota Batu, Jawa Timur pada Rabu (6/1/2021), selanjutnya KPK juga akan melakukan penyitaan untuk selanjutnya ditelaah mengenai sejumlah barang bukti yang diamankan.

Tim penyidik KPK juga telah memeriksa pemilik PT Gunadharma Anugerah, Moh. Zaini terkait kasus dugaan gratifikasi di Pemerintah Kota Batu tahun 2011-2017. Dia dicecar terkait pengetahuannya mengemai pemberian sejumlah uang untuk memuluskan proyek pekerjaan di Pemkot Batu.

Selain itu, penyidik KPK juga memeriksa seorang asisten rumah tangga bernama, Kristiawan. Dia juga dicecar soal pengetahuannya sebagai perantara penerimaan uang dari para kontraktor dan SKPD di Pemkot Batu.

Perkara ini merupakan pengembangan kasus menjerat mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, yang telah divonis 5,5 tahun penjara karena terbukti menerima suap senilai Rp 295 juta dan satu unit mobil Toyota Alphard senilai Rp1.6 miliar dari pengusaha Filiput Djap, Direktur PT Dailbana Prima.

Adanya upaya penyuapan ini diduga terkait proyek belanja modal dan mesin pengadaan meubelair di Pemkot Batu tahun anggaran 2017 senilai Rp 5.26 miliar yang dimenangkan PT Dailbana Prima.