NU dan Muhammadiyah Berperan Penting Meyakinkan Masyarakat Terhadap Vaksinasi

NU dan Muhammadiyah Berperan Penting Meyakinkan Masyarakat Terhadap Vaksinasi Ilustrasi istimewa

NU dan Muhammadiyyah berperan penting meyakinkan masyarakat terhadap vaksinasi. Pasalnya, sampai saat ini masyarakat kalangan bawah terjadi banyak pro dan kontra terhadap efektivitas proses vaksinasi Covid-19, khususnya di  Jawa Timur.

Tidak hanya nilai keefektifannya yang dipertanyakan, efek samping dan kehalalannya juga masih diragukan. 

Menurut salah satu pengamat dari Surabaya Survei Center (SSC) Surokim, hal itu butuh campur tangan serta jaminan dari ormas besar seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. selain ada dukungan dan pembuktian langsung dari pemerintah dengan melakukan vaksinasi terlebih dahulu kepada presiden, gubenur dan jajarannya.

Sebab, menurutnya pengaruh dan kepercayaan terhadap ketokohan yang ada pada dua omas besar itu masih kuat, sehingga pro dan kontra di masyarakat bakal terkikis. 

"Yang saya tahu publik Jatim termasuk publik yang moderat kalau terkait hal itu sama dengan tanggapan tentang Covid. Apalagi pertumbuhan publik rasional juga terus meningkat," Kata Surokim saat dikonfirmasi ininusantara.com, Kamis (7/1/2021).

"Jika ada penguatan dari lembaga yang dipercaya publik seperti MUI, NU dan Muhammadiyyah biasanya masyarakat Jatim lebih mudah. Artinya peran ormas Islam cukup menentukan dan strategis untuk penguatan trust publik.

Tipikal masyarakat prismatik yang rasional tapi kuat pada patronnya itu tipikal dominan masyarakat Jatim," lanjutnya.

Surokim melanjutkan, jika peran dua ormas itu dilakukan dalam proses vaksinasi ini, jajaran pemerintah akan sangat terbantu, tanpa mengalami penolakan berarti dari kalangan masyarakat.

"Jadi, saya berpandangan bahwa masyarakat Jatim akan lebih mudah percaya terhadap vaksin jika ada penguatan dari ormas NU dan Muhammadiyah. Keduanya merupakan ormas besar yg ada di Jatim," ungkapnya.