MAJU Akan Gugat Hasil Pilwali ke MK

MAJU Akan Gugat Hasil Pilwali ke MK Machfud Arifin-Mujiman mengaku akan menggugat hasil Pilwali ke Mahkamah Konstitusi. (Foto: Totok/ininusantara.com)

Polemik Pemilihan Walikota Surabaya memasuki babak baru, Calon Pasangan Walikota Nomor Urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman mengaku akan membawa hasil pilwali Surabaya ke Mahkamah konstitusi.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Machfud Arifin di dampingi Mujiaman saat konferensi pers di MA Center Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Kamis (17/12/2020). "Ini perjuangan, perjuangan belum selesai, perjuangan belum berakhir, kita ikuti sampai gugatan ke MK saja," kata Machfud.

Machfud mengatakan, perjuangannya kali ini adalah bentuk pertanggung jawaban terhadap para pemilihnya di pilwali. Sebab kecurangan di pilwali Surabaya tidak bisa ditolerir. Ia menempuh jalur hukum demi kebenaran pada proses pilwali 9 Desember kemarin.

"Yang diperjuangankan di MK adalah pertanggung jawaban kepada pemilih saya. Bahwa kita ingin menguji, ingin mencari kebenaran dalam proses pilwali kemaren," katanya.

Bahkan menurut Machfud, kecurangan-kecurangan yang terjadi dilakukan dengan terstruktur, sistematis, dan masif. Hal itu tidak dapat dibiarkan demi terciptanya demokrasi yang didamba-dambakan warga Surabaya.

Yang menjadi pokok perkara yang akan dilayangkan ke MK ini menurutnya, bukan perkara menang atau kalah, tapi keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang begitu nampak memenangkan paslon Eri Cahyadi-Armuji.

"Secara nyata kita lihat banyak pelanggaran, tersruktur, sistematis dan masif keterlibatan ASN. Itu yang akan kita buktikan ke MK saja. Bukan masalah kalah dan menang, tidak bagi saya," papar Machfud.

Selain itu, Mantan Kapolda Jawa Timur ini juga menghaturkan banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat yang ikut berkontribusi memilih Paslon yang diusung delapan partai ini. Dukungan ini tidak terlepas dari partisipasi seluruh tim yang telah mengorbankan waktu, tenaga dan biaya sejak hampir satu tahun belakangan ini.

"Rasa terimakasih saya akan kitaakab buktikan di MK saja. Itu bentuk tanggung jawab kepada pemilih saya," ucapnya.