Libur Long Weekend, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api

Libur Long Weekend, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api Kereta api sebagai alternatif angkutan massa di masa liburan (Foto: Istimewa)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 8 Surabaya, menambah perjalanan kereta api untuk melayani pelanggan di libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW . Mereka menambah sebanyak 13% kursi.

Penambahan perjalanan KA ini dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya jumlah pelanggan pada masa libur panjang tersebut.

"Pada masa libur panjang kali ini, KAI siap melayani lonjakan pelanggan dengan menambah perjalanan kereta, dengan begitu akan semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, selamat dan sehat," ujar Humas KAI Daop 8 Suprapto, Kamis (29/10/2020).

Penambahan jumlah perjalanan kereta api jarak jauh yang melayani pelanggan pada periode 27 oktober s.d 1 november 2020 sebanyak 505 KA, naik 13 % dibandingkan pada 20 s.d 25 oktober 2020 sebanyak 448 KA.

Peningkatan jumlah perjalanan KA ini secara otomatis menambah jumlah tempat duduk yang disediakan oleh KAI. Jumlah tempat duduk KA jarak jauh pada 27 oktober s.d 1 november 2020 sebanyak 221.193 tempat duduk. Jumlah itu naik 13% dibandingkan dengan 20 s.d 25 oktober 2020, sebanyak 195.211 tempat duduk.

Selain itu menurut Suprapto, karena libur panjang masih di masa pandemi, KAI Daop 8 Surabaya tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap perjalanan para penumpang. Penumpang diwajibkan dalam kondisi sehat dan memberikan bukti test bebas Covid-19 baik dengan test Swab PCR atau rapid test. 

"KAI tetap mengedepankan protokol kesehatan saat melayani pelanggan pada libur panjang. Pelanggan diharuskan dalam kondisi sehat dan membawa surat bebas dari Covid-19 yang masih berlaku sejak 14 hari diterbitkan. Kami juga selali mengimbau untuk melakukan jaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker selama perjalanan," katanya.

Suparpto mengatakan, KAI akan terus konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kereta api. Apalagi mereka telah diakui secara internasional terkait penerapan protokol kesehatan, dengan diperolehnya Safe Guard Label SIBV, yang disusun oleh ahli dan Auditor Bureau Veritas WHO, sesuai dengan regulasi Kementrian Kesehatan,  Kementrian Perhubungan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Masyarakat tidak perlu ragu lagi menggunakan berbagai layanan di KAI. Karena kami telah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan penumpang. Kami tunggu untuk menikmati perjalanan bersama kami," katanya.