Tak Sanggup Puaskan Hasrat Seks, Istri Dijual

Tak Sanggup Puaskan Hasrat Seks, Istri Dijual Ilustrasi

Kasus prostitusi online kembali menggegerkan masyarakat Surabaya. Kali ini pelakunya sepasang suami istri. Sang suami bertindak sebagai muncikari, sementara istrinya sebagai pelayan seks. Caranya, ia menjajakan sang istri kepada pria hidung belang melalui media sosial Twitter.

Sang suami yang berinisial T (43) sengaja menjual istrinya dengan alasan klasik, yakni hasrat seks istrinya yang terlalu tinggi alias hypersex.  Caranya dengan mengunggah foto-foto syur istrinya. 

Pelaku yang diketahui sebagai warga Pamekasan, Madura, Jawa Timur ini ditangkap Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya di salah satu hotel di kawasan Jemursari, Kec. Wonocolo, Surabaya. Lokasinya diketahui setelah polisi melakukan patroli siber.

Dari keterangan polisi, sebelum dilakukan penangkapan, Satuan Siber sudah melakukan pengintaian lebih dulu. Saat penangkapan pun, suami beserta istri sedang melayani tamunya.

Mereka langsung diamankan beserta barang bukti di dalam kamar. "Tersangka beserta istri sirinya kami amankan. Sementara pelanggannya kami mintai keterangan," ujar Kanit PPA Polrestabes Surabaya, Iptu Fauzi Pratama, Rabu (28/10/2020).

Dari pengakuan pelaku, dari setiap kencan ia menarik tarif sekitar 1 jutaan. Tak jarang ia juga memberikan tarif berbeda untuk pelanggan berbeda.

"Tarifnya sebesar Rp 1 juta, di mana tarif tersebut dibayarkan oleh tamu kepada tersangka," ungkapnya.

Uang hasil perzinahan ini pun digunakan pelaku bersama istrinya untuk kebutuhan sehari-hari. Pelaku mengaku bisnis lendirnya sudah ia lakukan lebih dari setahun terakhir, tepatnya 9 Agustus 2019 lalu.