Terkonfirmasi Covid-19, Puskesmas Larangan Pamekasan Ditutup Sementara Selama 14 Hari

Terkonfirmasi Covid-19, Puskesmas Larangan Pamekasan Ditutup Sementara Selama 14 Hari Plt Kepala Dinas Pamekasan, dr Ahmad Marzuki

ININUSANTARA.COM - PAMEKASAN, Adanya dua petugas kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19 di Puskesmas Larangan, Kec. Larangan, Pamekasan ditutup sementara selama 14 hari. Penutupan ini dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pamekasan dr Ahmad Marzuki.

Marzuki mengatakan, bahwa penutupan sementara Puskesmas itu demi menjaga keamanan dan kenyamanan petugas dan pasien yang mau berobat di Puskesmas Larangan, terhitung sejak hari ini Senin  (29/06) hingga Sabtu (11/07 2020).

"Ya, sementara Puskesmas Larangan kami tutup, lantaran ada dua petugas kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19. Hal ini kami lakukan guna menjaga faktor keamanan dan kenyamanan petugas dan pasien," paparnya.
 
Lanjut dia, namun  penutupan tersebut dialihan sementara untuk pelayanan kesehatan pada masyarakat. "untuk menekan angka penyebaran dilingkup Puskesmas Kami berupaya melakukan rapid test terhadap seluruh karyawan Puskesmas," terangnya.

 Sekitar 82 orang mengikuti serangkaian rapd test, selanjutnya akan di lakukan tracing sesuai protap terhadap rekannya dan keluarga yang pernah kontak langsung yang bersangkutan, sambung Mazuki.

"Ada petugas terpapar corona, sehingga harus lebih waspada untuk mencegah penularannya. dua petugas medis positif Covid-19 selanjutnya kita lakukan tracing pada pihak keluarga dan siapa saja yang pernah kontak langsung dibeliau. Hasilnya di TL sesuai protap," Pungkasnya.
 
Dari 82 orang Nakes tersebut diketahui 2 Paramedis Positif Covid, 4 orang reaktif dari hasil Rapid Test ditambah 4 keluarga staf yang kontak langsung dengan staf yang terkonfirmasi sehingga jumlah yang dinyatakan reaktif sebanyak 8 orang, ungkap Marzuki.

Sementara layanan kesehatan Puskesmas Larangan diaihkan ke Puskesmas terdekat. (Y4NT/IN01)