Di Pasar Tradisional, Masyarakat Diminta Displin Protokol Kesehatan

Di Pasar Tradisional, Masyarakat Diminta Displin Protokol Kesehatan ilustrasi pasar tradisional

ININUSANTARA.COM – JAKARTA, Masyarakat dihimbau agar disiplin untuk melaksanakan penerapan protokol kesehatan, guna memproteksi penularan Covid-19, terutama di tengah ruang publik.

Ruang publik yang dimaksud salah satunya pasar tradisional, menurut ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Masruri di pasar tradisional Indonesia, ada ratusan yang sudah terpapar Covid-19.

Dari 14.350 pasar tradisional yang ada Indonesia, ada sekitar 12 juta pedagang di dalam pasar tersebut. Belum lagi jejaring rantai di dalamnya, baik dari kuli panggul, atau ojek disekitarnya.

"Ini kita (belum bicara) jejaring rantai nya, mulai kuli panggul dan ojek yang ada disekitarnya," kata Abdullah dalam diskusi bersama Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (27/6/2020).

Abdullah menuturkan penularan Covid-19 di pasar tradisonal cukup besar. Mengingat pasar bagian dari pusat aktivitas ekonomi dasar masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia.

"Hal ini sangat penting bagi kita, guna menjaga pasar bersama supaya aman dari Covid-19," tegas Abdullah.

Abdullah mengungkapkan data terbaru yang ia peroleh saat ini, menunjukkan dari total 14.350 pasar tradisional yang ada, lebih dari seratus pasar yang sudah terinfeksi dan korbannya cukup banyak.

"Ada 112 pasar data terbaru kita, terinfeksi kurang lebih 768 orang kasus positif. Dari 14 ribu memang baru seratus sekian pasar. Ini menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga agar pasar tetap aman," tandas Abdullah. (12AM)