Berkas Penyidikan Wahyu Setiawan Telah Rampung

Berkas Penyidikan Wahyu Setiawan Telah Rampung Ali Fikri, KPK/net

Jakarta, INc -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memastikan telah merampungkan berkas penyidikan dua tersangka kasus dugaan suap, terkait pengurusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW), Anggota DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dua tersangka yang dimaksud yakni, mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WS) serta mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina (ATF).

Agustiani  sekaligus merupakan orang kepercayaan Wahyu, adapun berkas penyidikan keduanya akan dilimpahkan oleh KPK ke jaksa penuntut umum, hari ini.

"Penyidik menyerahkan dua tersangka atau terdakwa berikut Barang Bukti kepada JPU. Mereka Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fredelina," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (6/5/2020).

Selama proses penyidikan, KPK telah mengumpulkan keterangan 36 saksi guna melengkapi berkas penyidikan Wahyu Setiawan dan Agustiani. Saksi yang diperiksan KPK diantaranya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Krsitiyanto; Ketua KPU, Arief Budiman; serta Advokat PDIP, Donny Tri Istiqomah dan Riezky Aprilia. Keterangan para saksi telah dituangkan dalam berkas penyidikan Wahyu Setiawan maupun Agustiani.

Para saksi nantinya akan kembali dimintai keterangan di persidangan Wahyu dan Agustiani guna proses pembuktian. Pada kasus ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Empat tersangka itu, Wahyu Setiawan; Agustiani Tio Fridelina; Calon Anggota Legislatif (Caleg), caleg asal PDIP, Harun Masiku (HAR) dan kader PDIP, Saeful Bahri (SAE).

Saeful Bahri pada saat ini sudah memasuki proses persidangan. Beda hal nya dengan Harun Masiku masih belum diketahui keberadaaanya, dan masih diburu KPK dan Polri.

Dengan dilimpahkannya berkas penyidikan tersebut, maka jaksa penuntut umum mempunyai tenggat waktu selama 14 hari kerja, menyusun surat dakwaan Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fridelina.

Kemudian setelah berkas dakwaan rampung. Kedua tersangka akan segera disidangkan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat.

"Rencana persidangannya di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," tutup Fikri. (ram)