Mantan Ketum PPP, Keluar Rutan KPK

Mantan Ketum PPP,  Keluar Rutan KPK Romahurmuziy/net

Jakarta, INc - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy (Rommy) keluar dari Rutan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta pada pukul 21.44 WIB, Rabu malam (29/4/2020). Romi tampak mengenakan koko putih lengan pendek, didampingi kuasa hukumnya Maqdir Ismail.

“Alhamdulillah, sesuai dengan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta saya sudah selesai menjalani per tanggal 28 April kemarin selama 1 tahun penuh," ucap Rommy.

Diketahui, KPK menindaklanjuti penetapan dari Mahkamah Agung (MA) yang memerintahkan agar Rommy dikeluarkan dari rutan.

Juru Bicara MA Andi Samsan menegaskan bahwa penetapan penahanan yang dikeluarkan oleh MA tetap dicantumkan klausul penahanan terdakwa sudah sama dengan putusan yang dijatuhkan oleh Pengadilan Tinggi DKI.

“Sehingga terdakwa dapat dikeluarkan dari tahanan demi hukum," Andi Samsan Nganro saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (29/4/2020). 

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, 22 April 2020 lalu, menerima banding Rommy dengan mengurangi 1 tahun hukuman penjara, dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan. Sedangkan 20 Januari 2020, majelis pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis kepada Rommy selama 2 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Karena terbukti menerima suap sebesar Rp255 juta dari Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Rp91,4 juta dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi. Atas putusan PT DKI Jakarta itu, KPK mengajukan kasasi ke MA pada 27 April 2020.

Kendati belum puas atas atas keringanan hukum banding nya yang dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, namun Rommy menganggap hal ini sebagai berkah di bulan Ramadhan, mengingat dirinya sekarang telah dikeluarkan dari rutan.

Rommy menilai  putusan itu belum sesuai dengan fakta-fakta hukum yang memang mengemuka di persidangan.

"Masih ada perkerjaan rumah, yakni menjadi imam Shalat Tarawih bersama teman-teman," kata Rommy.

Usai dikeluarkan dari rutan, Rommy juga berencana untuk berziarah ke makam orangtuanya. Berhubung kondisi masih lockdown di Jakaratan akan menunggu situasi yang memumngkinkan.  

"Secepatnya (ziarah) jika memang sudah memungkinkan situasi dan kondisi nya," pungkas Rommy. (ram)