Gubenur Jatim Bercerita Kenangan Bersama Ibunda Presiden.

Gubenur Jatim Bercerita Kenangan Bersama Ibunda Presiden. Gubernur Jatim,, Khofifah IP/net

Solo, INc - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melayat ke rumah duka Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomiharjo, Khofifah datang mengenakan busana muslim berwarna hitam sekitar pukul 08.15 WIB.

Khofifah menuturkan bahwa dirinya mempunyai kenangan Ibunda Presiden Jokowi. Menurutnya, Almarhumah (Eyang Noto) begitu panggilan beliau, merupakan sosok perempuan yang hatinya di masjid, sangat low profile dan egaliter. Sikapnya tersebut tidak berubah sampai Pak Jokowi menjadi Presiden.

"Mewakili Pemprov Jatim dan lapisan masyarakat Jatim, serta bentuk penghormatan terakhir saya, mari kita doakan semoga beliau husnul khotimah," kata Khofifah usai takziah.

"Almarhumah saya kenal juga sangat rajin sholat berjama'ah di masjid, ketika bepergian ke luar kota yang beliau cari juga juga masjid. Insya Allah husnul khotimah," tambah Khofifah.

Menurut Khofifah Ibunda Presiden juga senantiasa menyempatkan hadir di sejumlah pengajian yang digelar Muslimat NU maupun Aisyiah. Beliau tidak pernah membeda-bedakan, semua diayomi.

“Beliau adalah panutan bagi semua kalangan masyarakat. Terutama kaum perempuan Indonesia,” tegas Khofifah.

Khofifah menceritakan bahwa suatau hari pernah sowan dan ketika itu beliau masih di Masjid. Saat bertemu, beliau meminta saya untuk berdoa. Tolong Mbak Khofifah yang berdoa. Namun saya menolak dengan halus. Tapi beliau dawuh lagi agar saya yang berdo'a karena saya ketua Umum Muslimat NU, akhirnya saya pimpin do'a.

 “Artinya, terdapat sifat yang low profile pada diri seorang Eyang Noto. Sifat tersebut juga melekat pada diri Pak Jokowi yang terkenal sangat low profile," tandas Khofifah. (ram)