Virus Covid-19. Peran Ulama Jatim Waspadai Virus

Virus Covid-19. Peran Ulama Jatim Waspadai Virus Sejumlah kiai bersama Gubernur Khofifah saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya (tok)

Surabaya, Inc – Pagebluk virus Corona atau Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim), mengundang perhatian sejumlah kalangan. Tak terkecuali kalangan muslim di Jatim. Ikhtiarnya, adalah bersatu padu melawan penyebaran Covid-19 tersebut melalui berbagai cara.

Karena itu, bukan tanpa alasan jika Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU)  Jatim menyiapkan ribuan santri untuk penanganan penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah di Jatim. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua  PWNU Jatim, Kiai Marzuki Mustamar, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (25/3/2020).

"NU punya sekian banyak SDM baik di organisasinya maupun di pesantren, barangkali pihak pemerintah membutuhkan bantuan kami untuk penyemprotan dan sebagainya. Kita siapkan itu, tinggal bagaimana koordinasi pihak pemprov dengan pihak SDM yang kami siapkan," ujar Kiai Marzuki, saat konferensi pers yang diadakan setiap petang hari oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, untuk menginformasikan sebaran serangan Covid-19 di Jatim.

Kiai marzuki juga berpesan agar masyarakat dan para santri untuk tetap bermunajat dan berdoa kepada Allah, dengan tetap berjama’ah di rumah beserta keluarga masing-masing.

Pada kesempatan itu, pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat, Sidoarjo, Kiai Agus Ali Mashuri menambahkan agar masyarakat tenang dan selalu berfikir positif terhadap virus Covid-19 ini. 

"Mari kita tenang. Setiap penyakit, pasti ada obatnya. Yakinlah Allah menurunkan penyakit, pasti ada obatnya. Belajarlah berpikir positif," pesan Gus Ali, sapaan akrabnya.

Kiai yang putranya mencalonkan diri pada kontestasi pilihan bupati (Pilbup) Sidoarjo 2020, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) ini, menyebut bahwa kesehatan itu dalam kebahagiaan, maka sangatlah cerdas orang  bijak bersemboyan ketenangan jiwa separuh daripada kebahagiaan seseorang.

Gus Ali pun berpesan agar masyarakat yakin, bahwa virus Covid-19 ini sebentar lagi akan ‘diangkat’ oleh Allah. Di bagian akhir pernyataannya, Gus Ali menyebut kalimat ‘Jayalah bangsaku Jayalah Negeriku'. (tok)