Wadul Daring Versi Wakil Ketua DPRD Surabaya

Wadul Daring Versi Wakil Ketua DPRD Surabaya Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti (tok)

Namanya, sambato tekan omah ae aku tetep onok gawe warga Suroboyo

Surabaya, INc – Secara tidak langsung masyarakat ‘dibelenggu’ oleh penyebaran virus Corona yang semakin hari kian banyak merenggut korban jiwa. Masyarakat terpaksa menahan diri untuk berinteraksi seperti biasanya.

Di tengah ‘keterbelengguan’ ini, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti tetap melayani warga Surabaya dengan mengandalkan aplikasi Whatsapp.

Dengan 'sambato tekan omah ae aku tetep onok gawe warga Suroboyo', Reni sapaan akrabnya, tetap melayani warga Surabaya tanpa mengajak warga keluar rumah.

Dengan wadul daring, kata legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, dia tetap bisa mendengarkan curhatan warga dan mendengarkan persoalannya agar tetap bisa ditindaklanjuti.

"Saya kira kita mendengarkan curhatannya ya kalau perlu, kalau ada persoalan kita tindak lanjut," ujar Reni kepada jurnalis, Senin (23/3/2020).

Reni mengaku ide ini muncul ketika pada prinsipnya DPR sebagai wakil rakyat harus tetap hadir di tengah-tengah masyarakat.

"Saya sebagai Wakil Ketua DPRD berfikir, bagaimana kita menjalankan fungsi, kita sebagai wakil rakyat untuk tetap hadir di tengah-tengah mereka," sambung dia.

Dengan aplikasi itu, lanjut Reni, sekitar empat jam saja sudah ada 10 orang yang mengadu dengan berbagai permasalahannya, mulai PKL yang sepi bahkan ke derita pengemudi ojek online yang anaknya sakit.

“Masyarakat dapat mengadu langsung dengan menghubungi admin terlebih dahulu. Untuk pengaduan ini terfokus pada bidang kesejahteraan rakyat, kesehatan, pendidikan dan layanan publik,” ungkap Reni. (tok)