Pilwali Surabaya 2020. KPU Surabaya Tunda Tahapan Pilwali

Pilwali Surabaya 2020. KPU Surabaya Tunda Tahapan Pilwali Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Surabaya, Naafilah Astri (tok)

Surabaya, INc – Buntut dari penyebaran virus Corona atau COVID-19 ini, akhirnya KPU menunda tahapan pilkada di seluruh daerah di indonesia. Penundaan itu tertuang dalam surat bernomor bernomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020.

Berdasarkan surat itu, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Surabaya, Naafilah Astri, menyampaikan KPU Surabaya sebagai lembaga hirarki akan mematuhi isi surat tersebut, yaitu menunda proses tahapan pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020 sampai batas yang tidak ditentukan.

“Ya otomatis tertunda, jadi KPU sebagai lembaga yang hirarkis. Artinya apa, KPU di tingkat kabupaten/kota harus mematuhi regulasi yang memang dibuat KPU RI. Ketika KPU RI memerintahkan untuk menunda otomatis semua kan tertunda,” urai Astri saat ditemui ininusantara.com di kantor KPU Surabaya, Senin (23/3/2020).

Astri juga menjelaskan selama penudaan berlangsung, KPU Surabaya tetap akan melakukan komunikasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) memantau kerja mereka yang tertunda, termasuk sosialisasi tatap muka atau yang berpotensi mengumbulkan orang banyak akan tetap dipantau.

Tapi ketika ditanyakan penundaan pemilihan Naafilah mengatakan untuk sementara tidak ada perubahan jadwal untuk tahapan pemilihan dan penghitungan suara.

“Sampai sekarang belum ada, tetap selama KPU RI tidak memberikan keputusan,” terang dia.

Merujuk SK KPU nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020, disebutkan ada empat tahapan Pilkada yang ditunda pelaksanaannya. Pertama, pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS. Kedua, verifikasi syarat dukungan calon kepala daerah perseorangan. Ketiga, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih, dan yang terakhir adalah tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih. (tok)