Virus Covid-19. Ada Rujukan, Pemeriksaan Gratis Kok...

Virus Covid-19. Ada Rujukan, Pemeriksaan Gratis Kok... Poli yang disediakan RS Universitas Airlangga Surabaya (net)

Untuk keluarga pasien Positif Corona di Surabaya

Surabaya, INc – Hingga kemarin pukul 18.30 WIB Sabtu (21/3/2020) kasus pandemi virus Corona atau Covid-19 di  Surabaya, totalnya ada 20 orang dinyatakan positif, 110 orang ODP dan 13 orang PDP. Dengan status tersebut, Surabaya termasuk zona merah bersama dengan Kota Malang. Lantas, bagaimana perlakuan terhadap keluarga pasien positif Corona di Surabaya? Jangan cemas.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mengambil langkah bijak. Yakni membebaskan biaya alias gratis bagi keluarga pasien positif virus corona di Surabaya yang menjalani tes swab di RS Unair. Dengan catatan, mereka mendapat rujukan dari Puskesmas atau RSUD milik pemkot.

"Harus mendapat rujukan dulu baru mendapatkan tes gratis ke RS," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita, kepada media di Surabya, Minggu (22/3/2020) siang.

Jika tidak mendapat rujukan, Dinkes Surabaya akan kehilangan jejak keluarga maupun orang terdekat pasien positif corona.

"Siapa yang periksa mandiri saya tidak tahu, belum dapat data. Unair juga repot belum bisa ngasih ke saya," jelas Febria.

Dinkes Surabaya, lanjut Febria, juga melakukan pemantauan selama dua pekan terhadap keluarga-keluarga positif corona. Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

"Mereka diminta mengisolasi diri, nanti dipantau selama 14 hari kalau misalnya ada keluhan (gejala) nanti pasti Puskesmas akan merujuk ke rumah sakit. Jadi tetap dilakukan pemeriksaan selama 14 hari ke depan. Kalau memang tidak ada gejala tidak masalah," terang Febria. (tok/cb)