Tim Advokasi Novel Baswedan: Sidang Ingin Ditunda

Tim Advokasi Novel Baswedan: Sidang Ingin Ditunda Novel Baswedan/net

Jakarta, INc – Sidang penyiraman air keras Novel Baswedan diminta untuk ditunda persidangannya di Mahkamah Agung, permintaan ini sebgaimana diinginkan Tim Advokasi Novel Baswedan, Alghiffari Aqsa, menyusul makin mewabahnya virus Covid-19.

Kendati ada permintaan penundaan sidang, , Tim Advokasi akan terus memantau persidangan perdana sambil berharap sidang ini bukan hanya sekedar formalitas untuk menenangkan publik semata. 

"Penundaan ini bisa membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona," ujar Alghiffari Aqsa dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/3/2020). 

Selain itu Tim Advokasi mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) bisa mengungkap dibalik motif penyiraman tersebut, juga menemukan siapa aktornya. Dalam hal ini JPU diminta untuk menjadikan pijakan dua orang tersangka penyiram air keras ini. Karena sampai saat ini belum sanggup diungkap oleh kepolisian.

“Jadikan pijakan untuk mempidanakan aktor intelektualnya. ujar Alghiffari.

Sidang perdana akan membacakan dakwaan pasal dikenakan kepada terdakwa (pelaku), dan menjadi kunci mengungkap aktor intelektual kasus penyiraman.

JPU juga didesak bekerja secara independen, transparan dan akuntabel, menghadirkan bukti-bukti maksimal di persidangan sehingga pembuktian menjadi kuat. Sehingga JPU dapat menuntut dengan pasal yang terberat.

Tim Advokasi berharap keputisan hakim objektif,  melihat kasus ini bukan sekedar penganiayaan melainkan juga penyerangan kepada KPK dan pemberantasan korupsi. 

"Jaksa harus mamastikan jangan sampai dakwaan kasus ini hanya berhenti di pelaku lapangan," tandas Alghiffari. (ram)