Tajamnya Cinta Camat Palengaan

Tajamnya Cinta Camat Palengaan Foto bersama usai penyerahan bantuan dari Camat Palengaan kepada warga miskin di Desa Larangan Bandung (yanto)

Cinta untuk selalu mengentas kemiskinan warganya

Pamekasan, INc – Kepedulian Camat Palengaan, H Sukrisno, seakan tak pernah luntur terhadap warganya. Respon cepat terkait adanya informasi mengenai warganya yang tidak mampu, Camat Kris langsung mengunjungi kondisi rumah Dumiyeh (60). Seorang warga Dusun Karang Desa Larangan Badung di Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura.

"Kami hanya ingin mengetahui secara langsung informasi bahwa di Desa Larangan Badung masih ada warga yang kondisi rumahnya memprihatinkan," ujar camat yang akrab disapa Haji Kris, disela berkunjung ke rumah Dumiyeh, Selasa (3/3/2020).

Bantuan pribadi yang diberikan secara langsung, berupa sembako lengkap yang langsung diterima Dumyati. Haji Kris mengaku prihatin karena masih ada warga Larangan Badung yang hidup sebatangkara dan tinggal di rumah kumuh selama puluhan tahun.

Haji Kris mengatakan, setelah mendapat informasi dirinya langsung menghubungi Kepala Desa setempat, Sekcam, dan Dharma Wanita, untuk mengajak agar datang bersama dan memberi bantuan kepada Dumiyeh ini.

"Dumiyeh ini mulai tahun kemarin memang sudah kita ajukan supaya mendapat bantuan, akan tetapi terkendala dengan e-KTP, makanya hari ini saya usahakan agar bisa melakukan perekaman pembuatan e-KTP," ujar Haji Kris.

Memang, Dumiyeh sejak dulu selalu menolak jika diajak mengikuti proses rekam e-KTP, padahal baik mobil, kursi roda, sudah disiapkan, akan tetapi tidak ada yang bisa membujuknya.

"Kalau sudah seperti ini bagaimana,” ucap Haji Kris kepada jurnalis.

“Saya akan berusaha dan meminta bantuan pada Dispenduk Capil untuk mengatasi masalah Dumiyeh ini, apalagi kita mengacu pada perintah Bupati Badrut Tamam, yaitu jika ada warga kita yang membutuhkan, segeralah bertindak memberi bantuan, jung rojung lombung,” terang Haji Kris.

Penyerahan bantuan oleh Camat Haji Kris (yanto)

Pada bagian lain, Kepala Dusun Karang, M Jauhari mengatakan, bahwa dirinya dan juga pihak perangkat desa setempat sudah berupaya semaksimal mungkin, dan bukan sekali saja untuk membantu Dumiyeh ini, akan tetapi terkendala dengan e-KTP.

"Secara berkesinambungan semua sudah saya ajukan, baik dari Program RTLH, PKH, RASTRA, akan tetapi nihil hasilnya sampai sekarang,”kilah Jauhari.

Dirinya sebagai Kepala Dusun selama ini, merasa gagal dengan keadaan hidup yang dialami Dumiyeh ini. Tetapi dia juga tidak bisa berbuat banyak, dikarenakan dia harus mengikuti prosedur yang harus dijalani.

"Saya sudah berkali-kali cari cara agar Dumiyeh ini bisa punya e-KTP, akan tetapi tetap saja saya gagal. Kali ini saya mewaikili dari pihak Desa, memohon dengan sangat kepada Camat, dan Dispenduk Capil agar bisa membantu, sehingga Dumiyeh ini punya e-KTP dan bisa mendapatkan bantuan secepatnya dari Pemkab Pamekasan,” pinta Jauhari penuh harap.

Pada momen kemanusiaan yang penuh haru tersebut, Lamriyeh, salah seorang famili yang selama ini merawat dan memberi makan Dumiyeh, mengaku gembira dan berkali-kali mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan Camat Palengaan beserta jajarannya.

"Terima kasih Pak Camat dan semuanya, bantuan yang saya terima hari ini sangatlah berarti untuk kakak, semoga Allah membalasnya dengan rizqi yang lebih," ucap Lamriyeh. (yanto)