Pilbup Lamongan 2020. Kaji Sholah Daftar Bacabup ke PPP

Pilbup Lamongan 2020. Kaji Sholah Daftar Bacabup ke PPP

Lamongan, INc –  Dikenal akrab dengan masyarakat dari berbagai kalangan, Sholahuddin mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati (Bacabup) Lamongan melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Uniknya, pria yang akrab disapa Kaji Sholah ini memanfaatkan pemotor ojek online (ojol) dari Kantor Pemenangan Kaji Sholah Dapil 1 di Jalan Soewoko menuju ke Kantor DPC PPP Lamongan.

Dengan dibonceng pemotor ojol, sepanjang perjalanan, Bendahara PCNU Lamongan ini nampak melempar senyum dan menyapa warga pengguna jalan dan masyarakat yang ada di Jalan Soewoko.

Di kantor DPC PPP Lamongan, pria yang kini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) ini, langsung diterima Na’im dan Muntoyo, masing-masing adalah ketua DPC dan sekretaris. Nampak pula sejumlah jajaran pengurus DPC PPP setempat lainnya.

Bukan tanpa alasan kenapa Kaji Sholah memilih naik ojol saat mendaftarkan diri. Menurut dia, ojol adalah bisnis unicorn yang bisa menginspirasi perkembangan ekonomi kreatif.

Ekonomi kreatif ini sendiri, lanjut Kaji Sholah, harus terus didorong dan dikembangkan sesuai perkembangan zaman saat ini.

"Ojol tidak bisa kita bendung, untuk itu ini adalah salah satu solusi pekerjaan solusi perkembangan ekonomi yang ada di wilayah Kabupaten Lamongan yang harus kita dorong terus," tukas Kaji Sholah.

Masih kata Kaji Sholah, semua komponen dan semua elemen harus dirangkul sesuai dengan potensi yang ada pihaknya sangat menghargai itu.

“Tentu kami sangat konsent merangkul semua elemen masyarakat untuk bersatu mengembangkan potensi yang ada di Lamongan agar bermanfaat untuk kemajuan di Lamongan," ujar Kaji Sholah.

Pada bagian lain, Na’im menyebutkan, bila yang mengambil formulir ke PPP ada 9 tokoh dan putra putri terbaik. Dan yang mengembalikan formulir di hari terakhir pendaftaran adalah H Sholahuddin yang kelima disusul Aris Fiyanto, Sa’im dan Kartika Hidayati.

Sebelumnya, tokoh yang sudah mengembalikan adalah, H Suhandoyo, H Kaharuddin, H Yuhronur Efendi, KH Biin Abdusssalam.

Terkait siapa yang akan direkomendasi partainya, Na’im menyerahkan semua ke mekanisme DPP PPP, karena yang mengeluarkan rekom. Meski demikian semua yang ikut penjaringan masih punya peluang yang sama. (ableh/cb)