Doli: Wacana Amandemen Jangan Sampai Digunakan Agenda Politik

Doli: Wacana Amandemen Jangan Sampai Digunakan Agenda Politik Ahmad Doli Kurnia, (foto:net)

Jakarta, INc - Politikus Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia berharap wacana Amandemen UUD 1945 tidak digunakan untuk agenda politik tertentu, tidak terkecuali dalam Munas Golkar mendatang.

Doli mengaku sampai saat ini internal partai berlambang pohon beringin ini belum ada pembahasan terkait hal itu. Sebab munculnya wacana amandemen baru beberapa hari belakangan ini.

“Wacana ini jangan sampai jadi komoditas politik untuk kepentingan orang tertentu dalam event politik," kata Doli, Senin (2/12/2019).

Dalam gelaran Munas Golkar akan datang, Doli menyeru agar wacana amandemen UUD 1945 tidak ada yang mengusung isu tersebut. Apalagi isu itu untuk kepentingan politiknya.

Pasalnya menurut Doli pembahasan wacana amandemen masih panjang. Masih harus mendengarkan masukan dari berbagai pihak termasuk di dalamnya mendengarkan berbagai suara dari lapisan masyarakat.

“Harus didengarkan terlebih dahulu,” beber Doli

Tidak hanya itu Doli menguraikan soal amandemen nanti nya juga akan tidak lepas bicara kuorum atau tidak kuorum. Namun tidak perlu mementahkan adanya ide dan gagasan apapun, dan tanpa harus buru-buru menyimpulkan.

“Perlu dibahas secara mendalam, melibatkan banyak pihak sebab dampaknya sangat luas.” imbuh Doli

Doli memandang bahwa amandemen UUD 1945 adalah wajar dan sah-sah saja. Namun perlu diingat akan perubahannya yang sangat mendasar terutama menyangkut hajat hidup orang banyak dan sistem politik bangsa ke depan.

“Kita perlu melihat perkembangannya juga perlu forum yang tepat melakukan pembahasan itu.”pungkas Doli (ram)