Air Minum Umbulan Bisa Dinikmati Masyarakat

Air Minum Umbulan Bisa Dinikmati Masyarakat Proyek SPAM di Desa Umbulan, Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan (foto: net)

Ditargetkan, Desember ini SPAM Umbulan bakal guyur warga di lima daerah.

Surabaya, INc – Warga di lima kabupaten/kota yakni Kabupaten Pasuruan dan Gresik, serta Kota Surabaya, Pasuruan, dan Sidoarjo, bakal bisa menikmati segarnya air minum yang bersumber dari Desa Umbulan. Ditargetkan, pada pekan ketiga Desember ini, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan bisa mengaliri kelima daerah tersebut.

Penegasan ini diungkapkan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, usai meninjau perkembangan terakhir persiapan beroperasinya air minum Umbulan.

“Pembangunan pipa ke lima daerah itu sudah 96 persen,” ujar Gubernur Khofifah memastikan, setelah mengunjungi proyek SPAM di Desa Umbulan, Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan, Jumat (29/11/2019) lalu.

"Sejak ditetapkan PSN (Proyek Strategis Nasional, red) 2017 lalu, sekarang sudah tahap akhir. Pembangunan perpipaan di lima kabupaten/kota sudah 96 persen," katanya dalam keterangan pers, Senin (2/12/2019).

Disebutkan, dari total 96,5 kilometer panjang jaringan pipa dari Kabupaten Pasuruan sampai Kabupaten Gresik, jaringan yang belum tersambung sepanjang 10,9 kilometer.

"Kami ingin mempercepat operasional air SPAM Umbulan ini untuk mengatasi kebutuhan air bersih. Insha Allah, maksimal minggu ketiga Desember SPAM Umbulan akan terdistribusi bertahap," ujar Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah (ujung kiri) saat meninjau proses pipanisasi SPAM Umbulan (foto: net).

Kalau distribusi SPAM Umbulan dengan debit 4.000 liter per detik beroperasi, akan ada 1,3 juta penduduk di lima kabupaten kota terpenuhi kebutuhan air bersihnya melalui 300 ribu pelanggan baru PDAM.

"Distribusi air bersih akan dilakukan mulai Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya dengan titik akhirnya di Putat Gede," kata Gubernur Khofifah.

Sisanya, dari Putat Gede sampai wilayah Kabupaten Gresik, Gubernur Khofifah berharap masyarakat yang dilewati agar bersabar sampai jaringan pipa 10,9 kilometer itu tersambung sepenuhnya.

Sebenarnya, infrastruktur jaringan pipa di Kabupaten Gresik sudah tuntas dan siap menerima aliran SPAM Umbulan. Masalahnya, sambungan pipa di Surabaya ada yang terkendala pemanfaatan lahan.

Jaringan pipa dari Putat Gede ke Gresik terputus sehingga belum bisa mengalirkan air SPAM Umbulan. Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim sedang berupaya jaringan perpipaan itu segera tersambung.

"Prinsipnya kami ingin percepatan operasional distribusi air bersih dari SPAM Umbulan bisa segera dilakukan, karena kebutuhan masyarakat kita terhadap air bersih ini tinggi sekali," tukas Gubernur Khofifah.

Untuk diketahui, pembangunan SPAM Umbulan yang menjadi Proyek Strategis Nasional ini dilakukan dengan sistem kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Ada sebagian dana APBN, ada sebagian APBD Provinsi Jatim dan ada dana dari swasta. Jika sudah beroperasi seluruhnya, distribusi SPAM Umbulan akan dibagi ke lima PDAM di Jatim.

Distribusi untuk Kota Surabaya sesuai rencana sebesar 1.000 liter per detik, Kabupaten Pasuruan 410 liter per detik, Kota Pasuruan 110 liter per detik, Kabupaten Sidoarjo 1.200 liter per detik, Kabupaten Gresik 1.000 liter per detik dan PDAB 280 liter per detik. (tim)