Pungli Petugas Haji

Pungli Petugas Haji ilusrasi (sumber: net)

Kakanwil Kemenag Jatim Sontak Merespon

Surabaya, INc – Kasus dugaan pungutan liar kepada petugas haji mendapat perhatian serius Kanto Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Jawa Timur (Kemenag Jatim). Bahkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Mochammad Amin Mahfud, akan menindak tegas oknum yang terbukti bersalah atas kasus dugaan tersebut.

“Saya pastikan kasus itu terus didalami. Masyarakat jangan khawatir, kalau memang terbukti bersalah saya pastikan akan ditindak tegas,” ujar Amin Mahfud melalui siaran pers.

Namun, Amin Mahfud juga membenarkan terdapat pengaduan masyarakat terkait kasus dugaan pungutan liar oleh oknum terhadap petugas PPIH Arab Saudi pada musim haji 2019. Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil tim dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.

“Setelah hasilnya keluar, maka Kanwil Kemenag Jatim akan mengambil sikap tegas. Saat ini inspektorat masih mendalaminya sehingga kami masih menunggu,” tukas Amin Mahfud, seraya membantah terkait informasi yang mengabarkan bahwa kasus tersebut tak ditanggapinya secara serius.

“Kami tidak akan tebang pilih jika ada oknum nakal di lingkungan Kemenag Jatim. Jadi sekali lagi, masyarakat tidak usah khawatir, sebab pasti kami tindak tegas,” cetus Amin Mahfud.

Meski begitu, Amin Mahfud mengaku tidak berani berspekulasi, apakah ada oknum terbukti bersalah atau tidak, dan memilih menunggu hasil tim inspektorat bekerja.

“Jadi, kami serahkan kepada tim yang sedang bekerja dan berproses menuju kesimpulan,” kata Amin Mahfud.

Amin Mahfud juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Kanwil Kemenag Jatim agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum.

“Kami pastikan akan ditindak tegas kalau memang terbukti bersalah. Hukumannya beragam, salah satunya hukuman disiplin mulai dari pemberhentian dengan tidak hormat, pemberhentian dengan hormat hingga pembebasan dari jabatan,” tegas Amin Mahfud. (cb)