Polisi Berantas Narkoba Internasional

Polisi Berantas Narkoba Internasional Kombes Pol Sandi Nugroho saat gelar kasus narkoba di Mapolrestabes Surabaya (foto: net)

Kali ini, Polrestabes Surabaya ungkap peredaran 7,2 kg sabu-sabu asal Malaysia.

Surabaya, INc – Semakin gesit pelaku peredaran narkotika dan obat/ bahan berbahaya (narkoba), pihak polisi pun juga tak kalah gesit memberantasnya. Seperti yang dilakukan jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya terhadap sindikat narkoba. Sebanyak 7,2 kilogram narkoba jenis sabu-sabu yang dipasok dari Malaysia, berhasil diungkap.

"Tiga orang pemasoknya kami ringkus saat baru tiba di Surabaya dan sedang memesan penginapan di sebuah hotel," ujar Kepala Polrestabes Surabaya, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Sandi Nugroho kepada jurnalis di Surabaya, kemarin.

Tiga pemasok tersebut tercatat sebagai warga Nangroe Aceh Darussalam, masing-masing berinisial MH, usia 34 tahun, dan AR (31), keduanya asal Aceh Utara, serta MN (29), asal Pidie Jaya. Kepada polisi, mereka mengaku sabu-sabu ini berasal dari seorang bandar asal Johor, Malaysia, yang dikenal dengan sapaan Raja alias King.

Kombes Pol Sandi menjelaskan, sabu-sabu asal Malaysia itu dibawa ke Surabaya menggunakan jalur laut melalui Batam dan Jakarta.

"Kemudian dari Jakarta ke Surabaya dibawa menggunakan moda transportasi kereta api," katanya.

Dari penangkapan tiga pemasok tersebut, polisi mengembangkan penyelidikan yang akhirnya menangkap seorang pelaku lainnya berinisial NRS (19), warga Sidoarjo, Jawa Timur, dan mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 178 gram.

Jaringan pelaku ini rencananya akan mengirim sabu-sabu tersebut ke seseorang berinisial AM di Ketapang, Sampang, Madura.  Polisi menduga AM merupakan jaringan pengedar narkoba asal Malaysia dari Sokobanah, Sampang, yang belum lama lalu diungkap Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Badan Narkotika Nasional Jawa Timur. (markus)