Pembakar Mapolsek Tambelangan Sampang Dibui

Pembakar Mapolsek Tambelangan Sampang Dibui Tiga terdakwa pembakar Mapolsek Tambelangan tertunduk saat Majelis Hakim memvonis hukuman penjara (foto: net)

Tiga terdakwa masing-masing diganjar lima dan tiga tahun penjara

Surabaya, INc –  Tiga terdakwa kasus pembakaran Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Tambelangan Sampang, Madura, yakni Abdul Qodir, Hadi Mustofa, dan Supandi, dinyatakan bersalah dan divonis penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Terdakwa Abdul Qodir divonis penjara lima tahun, sedangkan Hadi Mustofa dan Supandi divonis tiga tahun penjara.

Vonis tersebut dibacakan oleh Edi Suprayitno Ketua Majelis Hakim dalam sidang putusan yang digelar di Ruang Kartika I PN Surabaya, Kamis (21/11/2019).

Ketiga terdakwa itu dinyatakan bersalah karena merusak fasilitas negara dan meresahkan masyarakat. Ini melanggar Pasal 200 ayat 1 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Kendati demikian, para terdakwa menyesali perbuatannya dan itu meringankan mereka.

"Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut tujuh dan lima tahun penjara," kata Edi.

Menanggapi putusan tersebut, ketiga terdakwa melalui penasehat hukumnya menyatakan sikap pikir-pikir. Hal senada juga disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Jatim.

"Karena keduanya masih pikir-pikir, maka putusan ini belum mempunyai kekuatan hukum tetap dan sidang kami tutup," ujar Edi seraya mengetuk palu tanda berakhirnya sidang.

Di sisi lain, Aulia Rahman anggota tim penasehat hukum ketiga terdakwa mengaku, pihaknya akan merapatkan hasil vonis yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim PN Surabaya itu.

"Kami masih akan rapatkan dengan ketua tim bagaimana. Apakah yang diinginkan untuk banding ya banding, kalau menerima ya kami terima," kata Aulia.

Dalam perkara pembakaran Mapolsek Tambelangan ini, ada 9 terdakwa. Tiga di antaranya sudah dijatuhkan vonis. Sedangkan sisanya, akan menjalani sidang putusan yang rencananya digelar pada Rabu (27/11/2019) lusa. (rofiq/cb)