Masduki Toha : Makanya Tanya Sama Yang Ngerti

Masduki Toha : Makanya Tanya Sama Yang Ngerti Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Ir. H. Masduki Toha menunjukkan gambar rancangan Masjid As Sakinah. (amar bachan)

Polemik pembongkaran Masjid As Sakinah di Komplek Balai Pemuda Surabaya.

SURABAYA, kitanusantara.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Masduki Toha, mengklarifikasi atas polemik pembongkaran Masjid As Sakinah yang terletak di Komplek Balai Pemuda Surabaya.

Masduki mengatakan bahwa isu yang berkembang selama ini di masyarakat tidak benar. Bahkan dirinya menganggap hal itu merupakan provokasi belaka. Sebab, masjid itu dibongkar untuk dibangun kembali dengan adanya perluasan dan tambahan ornamen, serta bentuk bangunan untuk kenyamanan beribadah bagi masyarakat.

“Makanya, tanya sama orang yang ngerti. Biar mendapat jawaban yang sebenarnya, bahwa masjid itu akan dibangun dan diperluas. Tujuannya lebih banyak menampung jamaah untuk sholat dan beribadah lainnya,” papar Masduki.

Ditanya terkait fungsi bangunan itu setelah dibangun kembali, Masduki menegaskan bahwa tidak ada yang berubah segala sesuatunya. Dia menyampaikan bahwa nantinya masyarakat bisa menggunakan masjid itu seperti biasanya.

“Masjid itu dibongkar untuk dibangun kembali sesuai peruntukannya semula, tidak ada yang berubah. Justru masjid tersebut akan diperluas dan dibangun lebih megah dan indah,” ujar Masduki, Rabu (8/11/2017).

Politikus asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan tidak ada penutupan selama jam kerja dan jam sholat. Dia bahkan mempersilahkan bila ada masyarakat yang ingin rehat sejenak.

“Provokasi itu. Selama saya ada disini masjid tetap terbuka, silahkan digunakan untuk sholat, mengaji dan atau untuk kegiatan yang sesuai lainnya. Mau istirahat sejenak pun, monggo. Nah kalau jam sepuluh malam itu dikunci kan wajar, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, maling misalnya,” urai Masduki.

Lebih lanjut Masduki menyebutkan, setelah Masjid As-Sakinah selesai dibangun, tidak akan ada perubahan apapun. Masih berfungsi seperti sedia kala.

“Masjid tidak akan ditutup, tidak dikunci. Takmirnya pun tetap yang ada kemarin. Tidak ada perubahan,” pungkas Masduki. (amar bachan)